Merindu ataukah hanya angan-angan belaka?
Masih belum berubah, masih pada ingatan yang sama untuk seseorang...
Masih dalam angan-angan sepi dan hampa tanpa arah yang jelas...
Masih berkelana dan mencoba menemukan kepastian yang masih abu-abu terpampang jelas di depan mata...
Masih pada keinginan dan serpihan harapan yang terserak disepanjang jalan...
Dan masih saja merindu, kemudian tiba-tiba teringat tentangmu...
Masih harap-harap cemas, dan bahkan anginpun tidak tau harus berhempus kearah mana untuk menerbangkan serpihan debu-debu ketidakpastian perjalanan panjang ini menujumu ataukah malah berbelok menuju dia yang mungkin do'anya begitu kuat untuk ingin bersamaku...
Masih dalam angan-angan sepi dan hampa tanpa arah yang jelas...
Masih berkelana dan mencoba menemukan kepastian yang masih abu-abu terpampang jelas di depan mata...
Masih pada keinginan dan serpihan harapan yang terserak disepanjang jalan...
Dan masih saja merindu, kemudian tiba-tiba teringat tentangmu...
Masih harap-harap cemas, dan bahkan anginpun tidak tau harus berhempus kearah mana untuk menerbangkan serpihan debu-debu ketidakpastian perjalanan panjang ini menujumu ataukah malah berbelok menuju dia yang mungkin do'anya begitu kuat untuk ingin bersamaku...
Entah apa yang sedang terpikir, dan kemudian bisa kembali menulis cerita tentangmu, cerita tentang aku yang masih saja sama seperti dulu. Masih merindu, masih harap cemas dan kemudian bertanya-tanya dalam hati kecilku, "Apakah ini hanya sebatas angan-angan ku saja ataukah ini hanya sebatas rindu karena ketidakhadiranmu disini?"
Malam ini, tiba-tiba saja kamu jawab pertanyaan itu, pertanyaan yang selama ini terkunci rapi dibenak ku. Pertanyaan akan kegundahan ku menunggu kabar darimu. Rindu ataukah hanya sebatas angan-angan?
Rindu yang terbalas ataukah hanya sebatas rinduku yang hampa tanpa kepastian darimu...
Sebatas angan-angan, ataukah angan-angan yang perlahan menunjukkan kejelasan dan jalan terang atas jawaban dari angan-angan ku itu..
Semoga esok lebih indah dan lebih baik lagi...
Semoga esok hari ada kejelasan dan keajaiban yang datang menghampiri puing-puing harapan ini...
Bogor, 22 Februari 2017
Kota Hujan, Katanya
Komentar
Posting Komentar