Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Ketertarikan di huruf "E"

Malam ini aku ingin sedikit cerita tentang sebuah keinginan dan sebuah pengharapan yang belum berkesudahan. Keinginan untuk bersama-mu dan ingin tetap diam disini menyukai tanpa kamu tau seberapa dalam rasa suka ku pada-mu. Sebuah pengharapan yang belum ada titik temu dan titik terang bahwa aku berangan-angan bisa memulai hubungan serius yang dilandaskan atas keridhoan Allah dan kedua orang tua kita. Pengharapan bahwa aku bermimpi untuk bisa wisuda bersama dengan-mu beserta kedua orang tua kita dipertemukan dan kemudian memulai saling jujur bahwa aku inginkan kamu untuk masa depan ku seterusnya (masa depan dunia dan akhirat-ku).  Tanpa kusadari bahwa keinginan dan pengharapan-ku adalah sebuah keniscayaan yang entah kapan bisa terwujud bahkan bisa jadi ini hanya ilusi semata yang membuyarkan kontribusi logika di dalamnya dan hanya ada perasaan yang menggebu-gebu akan keinginan untuk bisa bersama-mu. Kusadari bahwa logika-ku tidak berjalan dengan baik karena diri-ku sudah dikuas...

Bersyukur sudah sampai tahap ini dan kenapa terasa hampa?

Alhamdulillah bersyukur tiada henti karena hari ini Tuhan memberikan kesempatan kepada ku untuk seminar hasil penelitian. Tidak bisa terbayangkan jalannya akan seperti ini. Alhamdulillah, hari ini luar biasa lancar dan sangat dipermudah ALLAH...  Namun, ada sedikit kehampaan yang aku rasakan setelah selesai seminar hari ini. Mungkin ini hanya hal sepele yang tidak harus dipikirkan namun tetap saja terpikirkan. Bahagia karena sudah seminar hasil, dan hampa serta murung karena hal sepele. Masih saja merindukan mu dan masih saja berharap kamu akan datang di seminar ku hari ini. Becandaan ku tentang ide ingin bareng-bareng wisuda itu adalah hal yang sebenarnya aku tunggu-tunggu dan nantikan. Aneh? memang, karena Akmil orangnya seperti itu. Masih saja tidak bisa menghilangkan wajah dan namamu di pikiran, karena tanpa ku minta sendiri mereka selalu saja memikirkan mu dan mereka selalu saja menyebut namamu dan mengingatkan aku setiap waktu tentang kamu... Maaf karena telah menjadi...