Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Ketertarikan di huruf "E"

Malam ini aku ingin sedikit cerita tentang sebuah keinginan dan sebuah pengharapan yang belum berkesudahan. Keinginan untuk bersama-mu dan ingin tetap diam disini menyukai tanpa kamu tau seberapa dalam rasa suka ku pada-mu. Sebuah pengharapan yang belum ada titik temu dan titik terang bahwa aku berangan-angan bisa memulai hubungan serius yang dilandaskan atas keridhoan Allah dan kedua orang tua kita. Pengharapan bahwa aku bermimpi untuk bisa wisuda bersama dengan-mu beserta kedua orang tua kita dipertemukan dan kemudian memulai saling jujur bahwa aku inginkan kamu untuk masa depan ku seterusnya (masa depan dunia dan akhirat-ku).  Tanpa kusadari bahwa keinginan dan pengharapan-ku adalah sebuah keniscayaan yang entah kapan bisa terwujud bahkan bisa jadi ini hanya ilusi semata yang membuyarkan kontribusi logika di dalamnya dan hanya ada perasaan yang menggebu-gebu akan keinginan untuk bisa bersama-mu. Kusadari bahwa logika-ku tidak berjalan dengan baik karena diri-ku sudah dikuas...

Bersyukur sudah sampai tahap ini dan kenapa terasa hampa?

Alhamdulillah bersyukur tiada henti karena hari ini Tuhan memberikan kesempatan kepada ku untuk seminar hasil penelitian. Tidak bisa terbayangkan jalannya akan seperti ini. Alhamdulillah, hari ini luar biasa lancar dan sangat dipermudah ALLAH...  Namun, ada sedikit kehampaan yang aku rasakan setelah selesai seminar hari ini. Mungkin ini hanya hal sepele yang tidak harus dipikirkan namun tetap saja terpikirkan. Bahagia karena sudah seminar hasil, dan hampa serta murung karena hal sepele. Masih saja merindukan mu dan masih saja berharap kamu akan datang di seminar ku hari ini. Becandaan ku tentang ide ingin bareng-bareng wisuda itu adalah hal yang sebenarnya aku tunggu-tunggu dan nantikan. Aneh? memang, karena Akmil orangnya seperti itu. Masih saja tidak bisa menghilangkan wajah dan namamu di pikiran, karena tanpa ku minta sendiri mereka selalu saja memikirkan mu dan mereka selalu saja menyebut namamu dan mengingatkan aku setiap waktu tentang kamu... Maaf karena telah menjadi...

Kesini, Sebentar Saja

Aku ingin sedikit bercerita tentang masa depan bersama mu.. Ayuk sini, sebentar saja... Aku mau tidak ada suara berisik yang mengganggu ku bersama mu.. Aku mau mengutarakan setetes harapan bersama... Sini, aku juga gamau diganggu angin, takut nanti cerita ku di dengar yang lain... Aku hanya ingin kamu yang tau cerita ku... Cerita tentang aku ingin secepatnya bersamamu Mungkin, tidak sekarang.. Tunggu sebentar Aku ingin menyesaikan tugas ku dulu

Masih Saja Tentang Dia

Sudah lama tidak bercerita tentang Dia... Sudah terlalu dalam rasa itu tersimpan rapi di relung qalbu terdalam... Sudah banyak tetesan hujan yang terlewati sembari memantapkan hati... Dan sudah lama pula jarak dan waktu memisahkan komunikasi antara kita...       Bercerita tentang dirimu, mungkin sampai detik ini bukanlah hal yang membosankan bagi ku... Memikirkan semua tentang mu, mungkin saja sebuah penghibur hati yang sedang gundah gulana             diterpa badai nestapa... "Merindu", mungkin saja itu yang sedang aku rasakan terhadapmu... Masih saja tentang Dia... Masih saja kamu dan semua tentang kamu... Masih saja kamu yang ada diingatan ku... Masih saja dan masih saja kamu pilihan ku... Sedikit bercerita tentang aku bagaimana bisa suka kepada mu. Waktu itu ketika kita sama-sama satu kelompok dalam acara upgrading BEM... Itulah awal aku kenal dan mengagumimu... Sampai detik ini pun, ...

Merindu ataukah hanya angan-angan belaka?

Masih belum berubah, masih pada ingatan yang sama untuk seseorang... Masih dalam angan-angan sepi dan hampa tanpa arah yang jelas... Masih berkelana dan mencoba menemukan kepastian yang masih abu-abu terpampang jelas di depan mata... Masih pada keinginan dan serpihan harapan yang terserak disepanjang jalan... Dan masih saja merindu, kemudian tiba-tiba teringat tentangmu... Masih harap-harap cemas, dan bahkan anginpun tidak tau harus berhempus kearah mana untuk menerbangkan serpihan debu-debu ketidakpastian perjalanan panjang ini menujumu ataukah malah berbelok menuju dia yang mungkin do'anya begitu kuat untuk ingin bersamaku... Entah apa yang sedang terpikir, dan kemudian bisa kembali menulis cerita tentangmu, cerita tentang aku yang masih saja sama seperti dulu. Masih merindu, masih harap cemas dan kemudian bertanya-tanya dalam hati kecilku, "Apakah ini hanya sebatas angan-angan ku saja ataukah ini hanya sebatas rindu karena ketidakhadiranmu disini?" Malam in...