Mungkin Saja Ku Sedang Merindukan Mu
Rabu, 10 November 2016 Sejenak gundah gulana, berkecamuk, tiba-tiba saja terbayang wajah mungilmu itu, wajah penuh keceriaan yang selalu ku lihat dari jauh terpancar dengan indahnya sehingga aku sendiri tidak sanggup memalingkan wajah ini untuk tidak mengamatimu dari kejauhan. Sudah lama rasanya tidak menuliskan apa yang selama ini yang aku rasakan padamu, entah apa yang sebenarnya terjadi pada perasaan ini. Perasaan yang gundah, hampa, rapuh, bahkan tidak berdaya ketika harus melihatmu dan hanya bisa memandangimu dari kejauhan, bertemu dan bertatapan langsung pun aku enggan untuk melakukannya, karena ku tidak ingin mengusikmu, karena ku tak mau merusak suasana dan tatanan yang selama ini ku bangun untuk tetap ingin mengamatimu dari kejauhan. Bukannya tidak menginginkanmu, lebih dari itu aku selalu ingin bersamamu secepat mungkin, sehingga bisa mengobati kegundahan dan terombang ambing dengan ketidakjelasan perasaan ini. Mungkin, bahkan rindu ini menyelinap disela-sela ...