Bersyukur sudah sampai tahap ini dan kenapa terasa hampa?
Alhamdulillah bersyukur tiada henti karena hari ini Tuhan memberikan kesempatan kepada ku untuk seminar hasil penelitian. Tidak bisa terbayangkan jalannya akan seperti ini. Alhamdulillah, hari ini luar biasa lancar dan sangat dipermudah ALLAH...
Namun, ada sedikit kehampaan yang aku rasakan setelah selesai seminar hari ini. Mungkin ini hanya hal sepele yang tidak harus dipikirkan namun tetap saja terpikirkan. Bahagia karena sudah seminar hasil, dan hampa serta murung karena hal sepele. Masih saja merindukan mu dan masih saja berharap kamu akan datang di seminar ku hari ini. Becandaan ku tentang ide ingin bareng-bareng wisuda itu adalah hal yang sebenarnya aku tunggu-tunggu dan nantikan. Aneh? memang, karena Akmil orangnya seperti itu. Masih saja tidak bisa menghilangkan wajah dan namamu di pikiran, karena tanpa ku minta sendiri mereka selalu saja memikirkan mu dan mereka selalu saja menyebut namamu dan mengingatkan aku setiap waktu tentang kamu...
Maaf karena telah menjadi lelaki alay dan galauan. Maaf karena masih saja aku belum bisa menjadi lelaki cuek akan hal sepele ini. Maaf karena masih saja menjadi lelaki murung dan masih saja memikirkan sesuatu yang aneh seperti masalah perasaan ku tentang mu. Maaf, karena belum bisa berubah ke yang lebih baik dan menjadi lelaki jentle. Maaf, karena masih saja seperti ini.
Bogor, 02 Oktober 2017
Kota Hujan Membawa Kehampaan
Komentar
Posting Komentar